Your songs
| By | Heri Risnanto |
| Date | Nov 06, 2021 |
| Category | Personal |

Kali ini kalau boleh, gue mau menuliskan sedikit cerita-cerita tentang sebuah band, band yang paling gue suka sejak mungkin 10 tahun yang lalu, Mr.Children. Puluhan lagu-lagunya selalu berhasil, nggak hanya berdengung di telinga, melainkan lebih jauh lagi. Ya mengundang senyum, memancing haru, membakar semangat, meluapkan emosi-emosi, menenangkan diri, tapi haruskah gue menuliskan semuanya? Ketika cara terbaik untuk mengerti adalah mendengarkannya.
Tapi jangan salah, tentunya posisi mereka tidak sama dengan kalimat-kalimat ayat suci yang menembus ruang dan waktu. Posisi mereka sebagaimana gue merasakannya, adalah seperti mendengarkan diri sendiri yang sedang bercerita. Karena lirik-lirik yang Kazutoshi Sakurai—sebagai vokalis—rangkai memang hampir selalu bercerita tentang manusia dan hari-hari yang dilaluinya, dengan karakter suara sang vokalis dan alunan musik yang entah bagaimana selalu berhasil menyatu dengan rangkaian lirik yang ada, begitu ekspresif.
Di bawah ini, gue akan coba untuk menjelaskan beberapa lagu, bersama suasana yang berhasil dihadirkan oleh masing-masing lagu tersebut.
Momen lelah dan butuh semangat
Hanabi (Fireworks)
Lagu ini adalah lagu yang biasa gue dengarkan, ketika gue merasakan lelah yang sebenar-benarnya akan hari-hari yang sedang gue lalui, yang berlalu bersama—rasa—kegagalan. "What value left is there in this world I live in? I start thinking its all meaningless or maybe I’m just tired?" adalah bait-bait awal yang diucapkan di dalam lagu ini, dan terus berlanjut menceritakan apa yang gue rasa, hingga selesai. Bagian paling ikonik ada pada lirik "mou ikkai, mou ikkai" atau "one more time, one more time".
Hanabi dirilis di dalam album SUPERMARKET FANTASY (2008), kemudian menjadi salah satu lagu Mr.Children yang paling terkenal, terutama setelah digunakan sebagai theme song dari serial drama Code Blue, yang menggambarkan beratnya proses yang dilalui oleh para dokter magang—secara internal maupun eksternal—sampai bisa menjadi penanggung jawab dari unit Doctor Heli (helicopter) yang dikhususkan untuk penanganan kasus emergency.
-
Mr.Children「HANABI」from TOUR 2017 Thanksgiving 25

-
HANABI/Mr.Children from “Code Blue” (Covered by KOBASOLO & Harutya)

Starting Over
Mengangkat cerita tentang sosok "monster" yang harus ditaklukkan, yang tidak lain adalah diri sendiri. Monster yang penakut, kesepian, dan angkuh. Lagu ini menyapa dengan beat yang ringan, lalu menghentak pada bagian reff dan outro-nya, memberi semangat untuk mengalahkan rasa ragu dan rasa-rasa negatif lainnya, yang sedang gue rasakan, jadi bisa kembali memulai dan melanjutkan lagi apa yang sedang gue usahakan
I killed that fat monster with the shotgun I carried. Next time, I won't even hesitate to pull the trigger. Is vanity his true character? Is he afraid of failure? Floating from flattery, does his conceit swell?
Surrounded by many choices, what I search for and desire has become blurry. “When something ends, something begins again." Thus, the world forever keeps spinning like that. “When something ends, something begins again.” Surely, surely...
Lagu ini ada di dalam album mereka yang ke-18, REFLECTION (2015), dan juga digunakan sebagai theme song dari film animasi The Boy and The Beast.
Ashioto (Footsteps) ~ Be Strong
Masih dari album REFLECTION (2015), lagu ini menceritakan bahwa di dalam sebuah perjalanan, entah itu untuk menggapai mimpi lo, untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan lo, atau apapun itu, wajar kok kalau ada hari di mana lo merasa capek dan butuh jeda, dunia ini tetap akan terus berputar dan jeda yang lo ambil itu memang bagian dari berjalannya dunia ini, asalkan yang terpenting lo jangan putus asa dan berhenti begitu aja.
On the day when I put on new shoes, the world I saw was different. My footsteps that were different until yesterday are now going somewhere pleasant. I aimlessly walk for a while, until I reach the next town, thinking about nothing. “I haven’t done much these days…” I blankly thought. On such days, I choose the paved road and just walk, but then I already want to stop. I feel that way today.
Without fear, without cowardice, I won’t say I failed. Without refusing it, without distorting it, it will happen. I want to accept everything that’s up ahead. I was dreaming of the future, and it isn’t far off. Another step, and the next step, I stamp my feet! surely someone out there can hear these footsteps of mine.
Kali ini, lagu Ashioto ~ Be Strong adalah lagu yang menjadi theme song dari serial drama dan film Nobunaga Concerto, yang menceritakan sejarah Oda Nobunaga dengan sedikit tambahan fantasi berupa perjalanan lintas waktu, menurut gue lagu ini sangat cocok dengan kisah perjuangan Oda Nobunaga yang berjuang dalam menyatukan Jepang kala itu.
Momen kontemplasi
Tomorrow Never Knows
Lagu ini memang pada akhirnya menyuarakan untuk terus berjalan maju ke hari esok, tapi apa yang lebih banyak dibahas adalah bagaimana ketika kita menyikapi perjalanan yang telah dan sedang kita lalui. Menjadi salah satu lagu legendaris selain Hanabi, lagu ini dirilis di dalam album BOLERO (1997) yang khas dengan melodi-melodi lagu 90an, namun musiknya begitu timeless dan masih relate untuk didengarkan sekarang-sekarang ini, bisa terlihat di dalam rekaman tur konsernya di tahun 2015 di bawah ini.
Not being able to even make amends, today as well I embrace my pain. I am absorbed in running past others from behind but yet I cannot see tomorrow. Having neither victory nor defeat, this lonely race continues.
People are living beings who sadly (live on to) forget, even the joy of being loved and the lonely past. In order to advance further than today, one cannot go through avoiding conflicts. In this way, the world continues to turn even today.
If it is an unhealable pain, might as well take it along with us. It's okay even if we are crowded out just a little, let's paint our dreams. Even if you try to live for someone's sake. I will go (straight) from my heart to the tomorrow that nobody knows.
Hal-hal yang tidak diinginkan pasti pernah mengisi hari-hari perjalanan kita, sebut saja rasa bersalah, penyesalan, kesedihan, dan yang lain-lainnya, atau bahkan bisa aja sedang kita alami sekarang ini. Kadang hal-hal itu membuat kita lupa akan segala hal baik yang kita miliki, mungkin rasanya berat untuk dilalui, tapi pastinya akan tetap bisa kita hadapi dan lalui juga, namanya juga hidup, selagi masih hidup berarti nggak akan ada keberhasilan atau kegagalan yang tetap, semua akan terus berjalan, berubah, berganti, di hari esok.
Kurumi (Upcoming Future)
I'm reminiscing only of the good times, and it somehow makes me feel very old. Ya, semakin bertambahnya usia, semakin merasakan juga hal-hal yang diceritakan di dalam lagu ini, lagu yang dirilis dalam album Shifuku no Oto (2004). Ada yang mengartikan judul lagu ini secara harfiah menjadi "walnut", ada juga yang mengartikannya sebagai "upcoming future" yang diambil dari kalimat "kuru mirai", dan bagi gue sendiri, arti yang kedua tadi adalah yang paling sesuai. Selain enak didengar, music video dari lagu ini juga berhasil menggambarkan cerita yang menyentuh, sekaligus lucu.
Hey Kurumi, how does this city look in your eyes? What do I look like? When others' kindness feels like sarcasm, what do you do? If time swept away everything, life would be so much easier. I haven't shed a tear since then, but I rarely laugh either.
Somehow the buttons got done unevenly, and I ended up with an extra button. But if someone else ended up with an extra buttonhole, then the whole thing might have meaning somehow.
There are just as many farewells as there are hellos, yet still, my heart throbs with new encounters. Despite always yearning for more, I sing in search of immutable love. What's going to happen tomorrow? I must not turn back, right? Then I'll move forward on the road without you.
Setiap scene yang diceritakan pada lirik di lagu ini membuat gue ikut merasakan cerita tersebut di hidup gue, meskipun mungkin gue nggak mengalaminya. Hidup memang selalu berjalan secara lengkap, lengkap dengan cerita-cerita menyenangkan dan juga segala rupa yang mengundang sedih. Semakin dewasa, kedua hal itu menjadi semakin terasa dekat, seringkali menimbulkan tanya, memancing andai ini berandai itu, menumpuk begitu tinggi, iya tau kok, memang jalannya seperti itu, kadang di atas, kadang di bawah, nggak bisa diulang, dan gue sudah melalui semuanya, tapi gimana dengan besok?
Momen manis dan romantis
GIFT
Dalam hidup yang asam manis ini, pasti pernah merasa hadirnya seorang dua orang yang begitu berarti, yang membuat lo ingin membalas semua yang sudah mereka berikan dengan hadiah paling indah di muka bumi. Lagu dari album SUPERMARKET FANTASY (2008) ini bisa menyampaikan rasa terima kasih itu dengan begitu manis.
We say we want to find our "true selves", we say we want to know the "meaning of life". When I hand (this gift) over, I hope it up and solves those riddles, I hope you'll accept it.
In between black and white, there are infinite colors and it's there what I search for, a color that suits you, I will give that most beautiful color to you.
I can still manage to carry this baggage that suddenly seems to have multiplied. I'll even carry yours, so come on over, that will lighten my heart. Who is "the chosen one" at the end of this endless journey? Even if it's not me, I'll keep on running.
Because we appreciate the other, no matter where we are, we can feel the light. I send it to you now, I wonder if you'll like it? Please accept, it was because I was with you that I could find it. It's me, who should be thanking you.
What is the most beautiful color? What is that which shines brightest? I keep the gift you gave me, always, deep in my heart. See, how it shines now! It can still shine on.
Kata pak Sakurai, akan ku berikan warna terindah ini untuk mu, ku berikan nama yang paling lembut, warna yang sudah ku genggam erat begitu lama ini, kali ini ingin benar-benar ku berikan, ku hadiahkan hanya untuk mu, semoga kamu menyukainya. Mendengarkan lagu ini harus sambil melihat cerita yang ditampilkan melalui music video-nya, efeknya bisa membuat senyum-senyum sendiri, kadang juga bisa terharu.
365 Nichi (365 Days)
Apakah perasaan bisa dinilai besaran nilainya? Bahkan 365 hari dalam satu tahun pun sepertinya tidak lah cukup. Tapi lagu dari album SENSE (2010) ini bisa menjadi pengantar, cerita tentang apa yang lo rasakan, teruntuk seseorang di sana yang begitu spesial buat lo.
Hear it coming, floating towards you. Feelings I can't suppress, surrounding you, resonate within you.
I love you. I know... it's foolish. But I can't help it. I wish we could always feel the same about one another, I put together these miraculous wishes.
Take "freedom" or "dream" for instance, or even "it's easier being on my own", all these phrases and methods of evasion, no longer work, enchanted by the lighting you flash.
A love letter that can't contain all 365 days' worth of my words, writing about you. A love letter spelled out with 365 days worth of heart. A love song to honor 365 days' worth of you.
Hear it coming, floating towards you. Let all these feelings that surround you, somehow get through to you.
Melodi-melodi yang disampaikan entah bagaimana, bisa menyampaikan suasana yang begitu romantis, tenang, hangat, juga tulus. Terlebih kalau lo menikmatinya melalui video di bawah ini, arena konser yang terbuka lebar memperlihatkan langit petang, juga penonton yang menggenggam erat orang-orang terkasih, baik itu pasangan atau pun buah hati tercinta. Gue juga ingin berada di sana, merasakan, menyampaikan 365 hari terindah dengan setulus-tulusnya.
Sampai di sini dulu
Sebenarnya masih banyak lagu-lagu Mr.Children lainnya yang bisa gue sebut, tapi kalau ditulis semua, bisa-bisa tulisan ini nggak akan pernah ter-publish 😂. Kalau bicara tentang kenapa gue bisa menyukai musik mereka, Mr.Children memiliki musik yang begitu berwarna, meskipun band ini hanya terdiri dari empat orang dengan instrumen gitar, bass, dan drum, tapi musik mereka selalu dilengkapi dengan permainan keyboard, bahkan juga saxophone, accordion, harmonika, dll. yang diaransemen dengan begitu baik, membuat musik mereka semakin berwarna dan tidak membosankan. Lalu yang paling mencolok adalah piawainya sang vokalis, pak Sakurai, dalam menciptakan lirik, juga dalam menyanyikan setiap lagunya dengan penuh emosi, sehingga lagu mereka bisa sampai dengan baik di telinga pendengar.
Di tahun 2022 nanti, mereka akan sampai pada usia debut 30 tahun, usia para personilnya juga sudah setengah abad, tapi tetap terlihat muda seperti yang terlihat di foto header tulisan ini. Semoga mereka bisa kembali mengadakan tour meskipun gue masih belum bisa menyaksikannya secara langsung.





